Pernah suatu ketika Al-Habib Umar Bin Hafidz menangis tersedu-sedu usai pulang dari undangan dakwah yang sangat istimewa, dimana fasilitas jamuan makan,pelayanan eksekutif dan keamanan serba ekstra disediakan.
Seseorang muridnya bertanya: "Ada apa guru menangis..? Adakah yang melukai hatimu..? "
Beliau hanya menjawab singkat: " Teringatkah kamu dengan dakwah Rasulullah?
Beliau tidak pernah mendapatkan pelayanan istimewa seperti ini, beliau malah dilempari batu, dicaci maki dan dihina.."
Saudara-saudariku,
Begitulah Indahnya, Jika hati selalu terikat kepada Rasulullah, Kita adalah Ummat yang mendapatkan keberkahan dari baginda, Air matanya, kesusahannya, kepedihannya, sudah beliau tanggung untuk ummat ini.?
Masih Malaskah kita berdakwah menyebarkan kebaikan dimana-mana dan ke setiap manusia ?
Saudara-saudariku, yang paling lemah di papan catur adalah bidak. Namun jika ia bangkit, ia bisa berubah menjadi menteri, bahkan 'ster'... Langkahkan kakimu penuh semangat menuju ridha' Allah, untuk menyampaikan Risalah mulia Sayyidina Rasulillah... Allah Ta'ala pasti akan selalu bersama kita.
Mudah-mudahan menjadi motivasi kita dalam berdakwah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar